<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063</id><updated>2012-02-21T11:57:43.725+07:00</updated><category term='Social and Politics'/><category term='Personal Thought'/><category term='Bottom Menu'/><category term='General Papers'/><category term='Economics'/><category term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Wanto's Blog</title><subtitle type='html'>the future depends on what we do in the present...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>68</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-2031623060055205429</id><published>2011-12-05T00:35:00.005+07:00</published><updated>2011-12-05T00:58:41.107+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='General Papers'/><title type='text'>Teknik Lobi Dan Negosiasi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="197" src="http://2.bp.blogspot.com/-VSz63OUfp4A/Ttu0QW16ySI/AAAAAAAABPo/gvne69N-FSo/s320/negosiasi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah makhluk sosial, dimana berbagai kepentingan saling berinteraksi, dan satu sama lain saling membutuhkan. Kepentingan yang berbeda tersebut kadang kala menjadi kepentingan bersama, sehingga perlu adanya proses mempengaruhi untuk mendapatkan persepsi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lobi dapat diartikan sebagai ruang masuk gedung, atau teras yang biasanya terdapat beberapa bangku dan meja untuk ruang tunggu atau berbincang. Dari kiasan tersebut, lobi dapat diartikan sebagai usaha mempengaruhi keputusan pihak lain agar terdapat pandangan positif terhadap topik lobi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lobbying biasanya terdapat proses tawar menawar yang disebut Negosiasi. Negosiasi juga memungkinkan proses penyelesaian konflik dengan tidak menggunaan instrumen kekerasan dan mencoba memberikan ruang bagi pihak yang berkonflik untuk melakukan pertukaran informasi dari masalah yang dihadapi bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur-unsur dalam lobbying:&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Kegiatan lobi melibatkan beberapa pihak: Pihak pelobi dan Pihak yang dilobi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sasaran pelobi, orang atau pihak yang di lobi, adalah para&amp;nbsp; pembuat undangundang, pejabat pemerintah, pimpinan politik dan sejumlah tokoh lain yang memiliki kekuasaan atau pengaruh cukup besar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kegiatan lobi dapat dilakukan individual ataupun berkelompok, dengan&amp;nbsp; 1 sasaran lobi juga bisa berupa individu berpengaruh kelompok, lembaga pemerintahan (=legislatif, eksekutif dan yudikatif) maupun lembaga organisasi non pemerintah, perusahaan swasta. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelobi melakukan kegiatan lobinya dengan tujuan untuk mempengaruhi mereka yang menjadi sasaran lobi . &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kegiatan lobi juga dimaksudkan untuk memperoleh teman yang berguna. Berguna bagi pelobi maupun organisasi/perusahaan tempat bergabung/bekerja.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada unsur pressure (tekanan)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pada saat kegiatan lobi tengah berlangsung. Ada&amp;nbsp; yang mem-pressure (menekan), ada yang di pressure (ditekan) untuk memperoleh hal yang diinginkan dengan cara-cara yang halus. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lobi adalah kegiatan yang bersifat informal atau tidak resmi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melihat asal katanya, lobi adalah ruang teras di dekat pintu masuk hotel, bioskop, namun lokasi tempat lobi berlangsung tidak selalu di tempat yang formal atau resmi. Dengan demikian, lokasi atau tempat lobi dilakukan bisa&amp;nbsp;&amp;nbsp; di kantor, di hotel, dan restoran.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sebelum melakukan aktivitas lobi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Siapkan dan sempurnakan argumen dalam mendukung posisi organisasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelajari argumen-argumen yang berlawanan dengan posisi organisasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pahami orientasi politik pihak yang sedang anda coba pengaruhi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tinggalkan segera pihak yang sedang anda coba pengaruhi setelah menerima posisi organisasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri legislator pernyataan tertulis mengenai dukungan pada posisi organisasi &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan kontak komunikasi lanjutan untuk memperkuat posisi yang mendukungnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lobi dalam konteks Organisasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam organisasi laba/perusahaan, interaksi yang dibangun lebih cenderung kepada pertukaran ekonomis, walaupun tidak mengesampingkan sisi-sisi kenyamanan, kepuasan, dan rasa aman, berbeda dengan organisasi nirlaba, tujuan organisasinya bersifat non-ekonomis (normatif, peraturan, idealisme, kasus, dll). Perlu adanya proses pengaruh yang lebih kompleks guna tercapainya tujuan organisasi. Pertukaran dalam proses negosiasi biasanya berupa posisi/ kekuasaan, kepentingan, rasa aman, dan kepuasan, sehingga perlu diperhatikan beberapa hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Sudah seharusnya seorang negosiator itu harus pandai berbicara dan cepat tanggap. Karena jika terlihat sedikit saja keraguan, maka lawan tidak akan sungkan-sungkan melawan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mempunyai wawasan yang cukup luas mengenai apa yang menjadi bahan perdebatan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki kepercayaan diri yang tinggi. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memiliki citra diri yang baik. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berpendirian teguh sehingga lawan pun akan melihat kalau kita tidak dapat tergoyahkan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandai mengambil hati orang, baik itu dengan kata-kata yang persuasive maupun sikap dan perbuatan kita. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pandai membaca situasi sehingga dapat mengatur strategy sedemikian rupa. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dapat memanfaatkan kesempatan sekecil apapun. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memaksimalkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengatakan yang sebenarnya namun tidak seluruhnya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mudah menyerah. Dalam artian, jika melalui jalan lurus tidak bisa maka mengambil jalan memutar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang dalam sebuah komunitas, paling tidak memiliki 3 kekuatan yang dapat mempengaruhi orang/pihak lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;1. Political Power&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan politik dimaksudkan bagi orang yang memiliki eksistensi politik yang cakap, dapat dilihat dari pengabdian atau terhadap organisasi, berbagai pihak penting yang mendukung, nama baik, track record, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;2. Material Power&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan harta bisa mempengaruhi pihak lain dengan cara membayar. Biasanya dilakukan pada organisasi laba atau pada proses politik praktis. Pertukaran ini dianggap lebih rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;3. Popularity Power&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sudah terkenal mengenai keahlian apa yang dimiliki di bidangnya, tidak perlu mengeluarkan energi yang besar untuk meyakinkan pihak yang di lobi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;4. Brain Power&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Biasa disebut konsultan, memiliki berbagai perbendaharaan strategi jitu untuk mencapai tujuan dengan teknik komunikasi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kalam, SEMUA BISA DIATUR...:)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-2031623060055205429?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/2031623060055205429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/12/teknik-lobi-dan-negosiasi_05.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2031623060055205429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2031623060055205429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/12/teknik-lobi-dan-negosiasi_05.html' title='Teknik Lobi Dan Negosiasi'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VSz63OUfp4A/Ttu0QW16ySI/AAAAAAAABPo/gvne69N-FSo/s72-c/negosiasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-7846612812632712331</id><published>2011-03-15T03:16:00.003+07:00</published><updated>2011-03-15T03:32:01.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Blogger; Menggunakan Domain Sendiri</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Dua tahun lalu saya berpikir kalo kita ngeblog pake domain sendiri lebih mentereng, namun seiring dengan berjalannya waktu ternyata yang penting essensinya. Blog gratis juga kalau kontennya lebih berkualitas itu lebih baik ketimbang blog berbayar (domain &amp;amp; hosting sendiri). Kalau saya ditanya url blog saya, saya jawab "&lt;a href="http://www.wanto.web.id/"&gt;http://www.wanto.web.id&lt;/a&gt;", beberapa teman langsung bilang "wah, lu punya website ya!". Akhirnya domain sendiri lebih berguna untuk gengsi dan eksistensi semata, selain domain sendiri juga memberikan peluang kustomisasi lebih jauh. Alasan masih pake domain yang lama mungkin karena sayang kalo ganti, pageranknya dah lumayan dan teman-teman banyak yang sudah tahu url ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya pakai hosting berbayar, namun karena berbagai alasan; update security (beberapa kali ke hack), server down, dan tentunya biaya perpanjangan (hehe..), saya beralih ke blogger. Tidak khawatir data lost, server, seo, apalagi soal securitynya, cuma mikirin perpanjangan domain saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja deh, curhat langkah2nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Hampir tidak jadi!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya-tanya sama om google, ternyata resultnya; tutorial-tutorial usang untuk menggunakan domain sendiri di blogger. Jadi konsepnya bahwa perlu pihak ke-3 untuk menjadikan blog kita bisa online yaitu melalui penyedia DNS (Domain Name Server). Pada pengaturan domain kita arahkan nameserver-nya ke DNS yang kita pilih dan pada pengaturan di provider dns kita arahkan CNAME record-nya ke google. Agak ribet ya? ngg juga kalo dah dicoba. Tutorial dari google sih &lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=55373"&gt;ada disini&lt;/a&gt; dan google juga merekomendasikan beberapa penyedia DNS seperti:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#godaddy"&gt;GoDaddy.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#ix"&gt;ix web hosting&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#1and1"&gt;1and1&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#everydns"&gt;EveryDNS.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#yahoo"&gt;Yahoo!SmallBusiness&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#noip"&gt;No-IP&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#dnspark"&gt;DNS Park&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317#other"&gt;Other hosting services&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Namun setelah dicoba satu-satu, agak ribet, sudah tidak up-to-date, ujung-ujungnya sepertinya berbayar. Turorial google untuk list penyedia DNS&lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?hl=en&amp;amp;answer=58317"&gt; klik aja disini. &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Pencarian di Forum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tanya di kasak kusuk (kaskus) akhirnya di-reply juga, yaitu informasi salah satu penyedia DNS gratis, namecheap.com. Jadi DNS yang saya pakai akhirnya dari situ (thanks for kaskuser).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Konfigurasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mana yang lebih dulu, silahkan saja a) konfigurasi DNS, b) konfigurasi domain, c) konfigurasi blogger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;a) konfigurasi DNS&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;masuk ke &lt;a href="http://namecheap.com/"&gt;namecheap.com&lt;/a&gt; dan pilih menu free DNS atau &lt;a href="https://www.namecheap.com/products/freedns.aspx"&gt;klik disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tuliskan nama domain anda kemudian klik get DNS&lt;br /&gt;setelah itu akan muncul:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;What's Next?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At your current registrar, point your host to the nameservers:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns1.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns2.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns3.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;berarti kita sudah dapatkan DNS name yang nanti akan kita isikan di pengaturan domain. selanjutnya klik tombol yang bertuliskan 'Add DNS Service for Selected Domains &amp;gt;&amp;gt;'. pengaturan domain isikan ghs.google.com. dengan&amp;nbsp; record typenya CNAME seperti gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-WI7AMTG5e4s/TX51p7TLwOI/AAAAAAAAA8c/R2MGUfL1c8s/s1600/namecheap1.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="41" src="https://lh5.googleusercontent.com/-WI7AMTG5e4s/TX51p7TLwOI/AAAAAAAAA8c/R2MGUfL1c8s/s400/namecheap1.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;selesai untuk pengaturan di &lt;a href="http://namecheap.com/"&gt;namecheap.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;b) konfigurasi domain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;masukkan nameserver di pengaturan domain menggunakan url yang diberikan namecheap.com:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns1.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns2.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: purple;"&gt;freedns3.registrar-servers.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya pakai domain Indonesia/.id seperti ini (untuk pengaturan domain lain tinggal menyesuaikan interfacenya):&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-y01dYDA3nLA/TX524L7VkRI/AAAAAAAAA8g/csJKy_A9NBc/s1600/pandi1.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="290" src="https://lh4.googleusercontent.com/-y01dYDA3nLA/TX524L7VkRI/AAAAAAAAA8g/csJKy_A9NBc/s400/pandi1.gif" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;br /&gt;c) konfigurasi blogger&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dashboard &amp;gt;&amp;gt; pengaturan &amp;gt;&amp;gt; publikasikan &amp;gt;&amp;gt; tuliskan domain anda &amp;gt;&amp;gt; save &amp;gt;&amp;gt; selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua pengaturan selesai tidak bisa langsung aktif. Biasanya kita tunggu aktivasinya selama 24 jam. selamat mencoba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-7846612812632712331?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/7846612812632712331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/03/blogger-menggunakan-domain-sendiri.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7846612812632712331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7846612812632712331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/03/blogger-menggunakan-domain-sendiri.html' title='Blogger; Menggunakan Domain Sendiri'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-WI7AMTG5e4s/TX51p7TLwOI/AAAAAAAAA8c/R2MGUfL1c8s/s72-c/namecheap1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-2964052279673755115</id><published>2011-02-26T18:44:00.008+07:00</published><updated>2011-02-26T20:04:00.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Mengatasi Template Rusak di Blogger</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lalu template blogger saya rusak. Kenapa eh kenapa?... ternyata eh ternyata source background imagenya sudah hilang. Seperti ini tampilannya jika dilihat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;klik gambar untuk memperbesar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-rVnDHUWkgqE/TWjlJbiX5ZI/AAAAAAAAA8I/qMbO4vpHSio/s1600/large_wantoweb.jpg"&gt;&lt;img border="0" height="210" src="https://lh3.googleusercontent.com/-YWt62OG9EJY/TWjlZHUe0uI/AAAAAAAAA8M/tGkowt2b6xk/s400/thumbnail_wantoweb.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir untuk ganti template aja sih awalnya, berharap dapat source gambar yang sama ditempat lain dan akhirnya dapet juga. Url background yang hilang adalah http://img204.imageshack.us/img204/5522/contentvg1.jpg, namun setelah dibuka, yang keluar justru image berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;img border="0" src="https://lh4.googleusercontent.com/-uQ7UVqhSFP4/TWjriRJWeQI/AAAAAAAAA8U/v5vURoghbEQ/s1600/images_hack.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut sedikit langkah yang dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Kunjungi provider template yang dipakai untuk blog yang bersangkutan. Misalnya donlod dari btemplates, blogcrowds, dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemudian search nama template yang kita pakai sekarang (Kalau ngga tau, buka kode html anda di blogger, &lt;span style="color: purple;"&gt;Rancangan &amp;gt;&amp;gt; Edit HTML &amp;gt;&amp;gt; Ctrl+F &amp;gt;&amp;gt; Name&lt;/span&gt;).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Biasanya setelah kita melihat template kita di halaman penyedia template yang dipakai, maka biasanya ada pilihan download atau preview. Klik preview&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada saat preview, ketika halaman templatenya tidak ada yang rusak, silahkan ambil gambar kita yang hilang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan &amp;gt;&amp;gt; &lt;span style="color: purple;"&gt;view page info &amp;gt;&amp;gt; tab media &lt;/span&gt;&amp;gt;&amp;gt; pilih nama gambar kita yang hilang &amp;gt;&amp;gt; copy&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya kita replace url gambar yang rusak/hilang tersebut dengan Paste gambar yang sudah dicopy di Edit HTML (jangan lupa expand template widget terlebih dahulu).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Saran saja bagi teman-teman yang pakai template blogger gratisan, lebih baik donlod source image template yang menggunakan provider gratisan seperti (flickr, imageshack, dll), karena sewaktu-waktu gambar tersebut bisa saja dihapus, mungkin bisa kita upload ulang di blogger untuk antisipasi. Selamat mencoba bagi yang merasa memiliki permasalahan seperti saya. &lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: left;"&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-2964052279673755115?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/2964052279673755115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/mengatasi-template-rusak-di-blogger.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2964052279673755115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2964052279673755115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/mengatasi-template-rusak-di-blogger.html' title='Mengatasi Template Rusak di Blogger'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-YWt62OG9EJY/TWjlZHUe0uI/AAAAAAAAA8M/tGkowt2b6xk/s72-c/thumbnail_wantoweb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-7830457105884580361</id><published>2011-02-20T01:44:00.005+07:00</published><updated>2011-02-20T01:57:10.839+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Guestbook Gratisan di Blogger</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-VK8mjEd4Uyo/TWASTH7mXqI/AAAAAAAAA8A/8fSP039308s/s1600/guest_book.jpeg" /&gt;&lt;/div&gt;Blog bukan hanya sebagai sarana untuk menyampaikan ide &amp;amp; informasi yang mungkin berguna bagi pengunjung, namun juga yang timbul atasnya, yaitu interaksi, dimana pengunjung dapat saling berbagi terhadap blog yang bersangkutan. Ada banyak cara untuk kita dapat saling berbagi di blog seperti fasilitas social networks untuk saling memberi tautan dan shoutbox yang memungkinkan pengunjung menulis dan tanya jawab secara realtime. Dalam artikel misalnya, pengunjung dapat mengemukakan pendapat dalam bentuk komentar. Salah satu yang mungkin perlu adalah guestbook. Guestbook tidak seperti shoutbox yang sifatnya temporer dan lebih kepada obrolan, juga comment yang hanya memberikan testimoni dan pendapat atas salah satu artikel tertentu, Guestbook memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menuliskan testimoni, memberikan pendapat, atau sekedar meninggalkan jejak terhadap blog yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak pilihan jika kita search di google untuk menempelkan aplikasi/script guestbook gratisan di halaman blog kita. Ada dua pilihan untuk menaruh guestbook di blog kita, pertama; guestbook yang berada di halaman blog kita, dan yang kedua; guestbook yang terpisah dari halaman blog kita. Mungkin lebih menarik jika pengunjung dapat menuliskan guestbook tanpa harus meninggalkan halaman blog kita, karena pengunjung tidak dipaksa untuk meninggalkan halaman blog kita ketika mengisi buku tamu. Banyak sekali provider yang menyediakan layanan guestbook justru harus meninggalkan halaman blog kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Guestbook yang berada di halaman blog&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Fasilitas komentar artikel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang masih menggunakan fasilitas komentar pada artikel untuk dijadikan guestbook. Hal ini sangat mudah dan sederhana dibanding dengan cara-cara yang lain, karena tidak perlu melibatkan pihak ketiga (provider guestbook). Caranya, buat postingan baru dengan judul guestbook/buku tamu, kemudian berikan sedikit prolog untuk guestbook tersebut, lalu buat menu dengan nama guestbook. Hanya menunggu pengunjung mengisikan komentar sebagai isian buku tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Bravenet&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Guestbook&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu plilihan terbaik yaitu menggunakan bravenet guestbook. penggunaannya sangat mudah, hanya tinggal copy-paste kode yang diberikan ke halaman posting blog kita (copy-paste HTML), ada banyak fitur menarik layaknya guestbook profesional, seperti: kustomisasi design, menambahkan suara, smiley, dll. lebih lanjut, silahkan klik gambar dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.bravenet.com/webtools/guestbook/"&gt;&lt;img border="0" height="116" src="http://2.bp.blogspot.com/-fH--I1-2gOU/TWAOOquaO2I/AAAAAAAAA78/pMg1qwbb2SM/s320/bravenet_guestbook.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Facebook Comments&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Facebook comments bagus digunakan jika pengunjung banyak yang mempunyai akun facebook, sehingga tinggal isi testimoni saja, tanpa perlu mengisi data diri dan verifikasi kode terlebih dahulu (captcha). Saya menggunakan fasilitas ini, mungkin karena saya menganggap rata-rata pengunjung pasti memiliki akun facebook, sehingga lebih mudah. Sampelnya bisa &lt;a href="http://www.wanto.web.id/2008/01/guest-book_01.html"&gt;klik disini&lt;/a&gt;. Untuk membuatnya, silahkan &lt;a href="http://developers.facebook.com/docs/reference/plugins/comments/"&gt;klik disini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Guestbook yang terpisah dari halaman blog&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk guesbook yang terpisah dari halaman blog, biasanya ketika pengunjung akan mengisi testimoni/tulisan, akan terbuka halaman baru -halaman penyedia guestbook yang bersangkutan-. Berikut beberapa penyedia guestbook tersebut:&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.e-guestbooks.com/"&gt;e-guestbooks.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.xtvworld.com/free_guest_book_service.html"&gt;xtvworld.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.a-free-guestbook.com/"&gt;a-free-guestbook.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ultraguest.com/"&gt;ultraguest.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.123guestbook.com/index.php"&gt;123guestbook.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-7830457105884580361?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/7830457105884580361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/guestbook-gratisan-di-blogger.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7830457105884580361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7830457105884580361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/guestbook-gratisan-di-blogger.html' title='Guestbook Gratisan di Blogger'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-VK8mjEd4Uyo/TWASTH7mXqI/AAAAAAAAA8A/8fSP039308s/s72-c/guest_book.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-3341933666285071370</id><published>2011-02-13T02:20:00.004+07:00</published><updated>2011-02-20T02:00:09.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Pengangguran Sementara</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-fYsWqFT4tuI/TVbdUrXtcZI/AAAAAAAAA7w/KWvLTePVB8I/s320/pengangguran_sementara.jpg" width="280" /&gt;&lt;/div&gt;Dalam skala terkecil, paling tidak setiap orang melakukan perencanaan dan memiliki rencana, mungkin kalau dicontohkan bisa dalam bentuk 'niat', dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang bahkan rutin. Bukan tanpa sadar kita melakukan rutinitas makan, pastinya diawali dengan niat. Menurut beberapa teman, hidup kita harus terencana, mulai dari targetan 1 tahun kedepan, 5 tahun kedepan, sampi karir jangka panjang. Itulah yang menjadikan motivasi dalam hidup agar tetap &lt;i&gt;struggle&lt;/i&gt; sampai -paling tidak mendekati- tercapainya targetan tersebut. Dalam praktinya memang, saya tidak pernah benar-benar matang dalam konteks tersebut (hehe..3x). Mulai dari seseorang yang ingin konsen dengan studi, beranjak menjadi aktivis nanggung, pengusaha nanggung, sampai menjalani karir sebagai karyawan yang nanggung juga. Dinamika persepsi yang tak kunjung final tersebut menjadi tidak seattle dan jauh dari kemapanan ekonomi layaknya seseorang yang berkarir &lt;i&gt;step by step&lt;/i&gt;. Setidaknya saya harus bersyukur bahwa hari ini saya sudah berkecukupan. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juli 2006 merupakan merupakan &lt;i&gt;starting&lt;/i&gt; kembali menentukan pilihan ketika sedang idealis-idealisnya dengan rasa percaya diri yang tinggi setelah merampungkan studi. Seolah berdiri dipersimpangan dengan banyak sekali jalan yang bisa dilalui, namun malah rest selama 3 bulan, mungkin karena kebingunan mau kemana. Yup, mulai mencicipi sedikit dunia politik, hanya untuk beberapa bulan sampai akhirnya terdampar menjadi pembelajar di sebuah daerah terpencil, belajar bahasa inggris. Lumayan kerasan sepertinya, sampai lupa kewajiban yang lebih besar dan lupa jalan pulang. Memang bukan disini seharusnya, jadi tidak bisa berlama-lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciputat lagi. Lama juga, tapi nggak banyak berubah sepertinya. Proses sosialisasi lagi dengan teman-teman untuk membiasakan atmosfir yang sudah lama terlupakan. Akhirnya, jadi karyawan, untuk mengejar ketertinggalan. 1 tahun berjalan, &lt;i&gt;off &lt;/i&gt;dulu, kangen dengan aktivisme. Ups, bergelut dengan dunia belajar-mengajar. Ada kenyamanan tersendiri saat kita mengajar dan muhadir memperhatikan, dengan sesekali bertanya. Itu juga tidak lama. Gabung lagi dengan dunia profesional sampai saatnya, hari ini, saya menjadi seorang pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengangguran, itulah kata yang barangkali tepat, atau mungkin bisa disebut pengangguran sementara. Beberapa bulan lalu menjadi salah satu saat paling membahagiakan saat membaca pengumuman bahwa nama saya tertera di papan tersebut. Mulai bergegas mempersiapkan prasyarat dan juga mempersiapkan surat &lt;i&gt;resign&lt;/i&gt; saya. Jarang sekali seseorang lega saat memasuki kerja di hari terakhir jika belum pasti tempat barunya. Orang bijak mengatakan 'jangan buang sepatu lama sebelum dapat sepatu yang baru' (orang bijak yang mana ya?), maksudnya jangan keluar kerja terlebih dahulu sebelum dapat pekerjaan baru. Kalau saya kondisinya mungkin 'buang saja sepatu lama, kan sepatu yang baru sudah indent'.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-3341933666285071370?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/3341933666285071370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/pengangguran-sementara.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3341933666285071370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3341933666285071370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/pengangguran-sementara.html' title='Pengangguran Sementara'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fYsWqFT4tuI/TVbdUrXtcZI/AAAAAAAAA7w/KWvLTePVB8I/s72-c/pengangguran_sementara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-452874728680650035</id><published>2011-02-06T10:57:00.006+07:00</published><updated>2011-02-06T18:13:29.618+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social and Politics'/><title type='text'>Korupsi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2010/results"&gt;&lt;img border="0" height="75" src="http://1.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUeFPKFQNHI/AAAAAAAAA60/Uowq2rxH6SE/s320/cpi3.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sektor Publik (Pemerintah, baik pemerintahan pusat maupun daerah) selalu menjadi bahan pemberitaan atas kasus-kasus kejahatan birokrasi yang dikenal dengan KKN (korupsi, kolusi, nepostisme), dikarenakan masyarakat adalah stakeholders dari pemerintahan itu sendiri, sehingga jika terdapat penyalahgunaan maka harus dipertanggungjawabkan kepada stakehorders yang bersangkutan (masyarakat). Berbeda dengan perusahaan swasta, dimana stakehorders-nya pihak-pihak tertentu saja sehingga &lt;i&gt;progress&lt;/i&gt; maupun penyalahgunaan yang terjadi tidak perlu masuk ke wilayah publik, kecuali memiliki ekses terhadap masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi dapat didefinisikan sebagai pemakaian fasilitas publik untuk kepentingan pribadi, dengan kata lain, dengan menggunakan jabatan, seseorang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk keuntungan pribadi saja. aktivitas korupsi dapat berupa: &lt;span class="" id="result_box" lang="id"&gt;&lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;a)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;penyuapan&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;b&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;pemerasan&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;c&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;penipuan&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;d&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;penggelapan&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;nepotisme&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;f&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;kronisme&lt;/span&gt;&lt;span class="" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;penggunaan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;aset&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;publik&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;properti&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;penggunaan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;pribadi&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps atn" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;)&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;memberikan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps" title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;pengaruh&lt;/span&gt;&lt;span title="Klik untuk terjemahan alternatif"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sampai saat ini masih dianggap setengah hati dalam mengentaskan korupsi. Otonomi daerah yang berimplikasi pada desentralisasi kekuasaan juga berdampak pada banyaknya kasus desentralisasi korupsi yang terjadi. Beberapa kasus korupsi seperti kasus bail-out Century dan Gayus Tambunan yang tak kunjung selesai dan terkesan politis benar-benar menyesakkan hati nurani kita. Bebas bersyarat Artalyta Suryani yang hanya menjalani 2/3 masa hukuman karena remisi berkelakuan baik di tahanan tanpa mempertimbangkan ruangan sel mewah beliau, seolah memberi pesan kepada publik bahwa silahkan korupsi sampai kaya, maka hidup anda akan aman, damai, dan tentram, karena mendapat perlakuan khusus sebagaimana curhat dari penyanyi “andai ku gayus tambunan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indeks persepsi korupsi di Indonesia tahun 2010 masih sangat memprihatinkan yakni sebesar 2,8 (skor 0 = buruk sampai dengan 10 = baik) dan masuk dalam jajaran negara terkorup di dunia dengan urutan ke-110 sebagaimana diungkapkan oleh Transparency International. Tidak terdapat kenaikan dari tahun 2009, bahkan masih teringgal dari negara-negara tetangga seperti: Singapura (9,3), Brunei Darussalam (5,5), Malaysia (4,4), dan Thailand (3,5). Hasil penelitian ini tidak jauh berbeda dalam beberapa tahun terakhir dengan rata-rata kenaikan skor pertahun sebesar 0,08 poin sejak 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tabel 1.1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Indeks Persepsi Korupsi &lt;span lang="IN"&gt;(IPK)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNoSpacing" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Indonesia (2006-2010)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="left" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoTableGrid" style="border-collapse: collapse; border: medium none; margin-left: 6.75pt; margin-right: 6.75pt;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(191, 191, 191); border: 1pt solid black; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tahun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(191, 191, 191); border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Peringkat Dunia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(191, 191, 191); border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Skor IPK&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(191, 191, 191); border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Interval Kepercayaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;130&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;2 – 2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;143&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;1 – 2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2008&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;126&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;3 – 2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2009&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;111&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;4 – 3&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 56.7pt;" width="76"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2010&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 99.25pt;" width="132"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;110&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; text-align: center; width: 97.55pt;" width="130"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2,8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 115.05pt;" width="153"&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;3 – 3&lt;/span&gt;,&lt;span lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut mengindikasikan bahwa masyarakat masih pesimis terhadap pemberantasan korupsi yang selama ini dilakukan. Nampaknya dominasi sejarah lama masih sulit dihilangkan. Dengan tidak menafikkan berbagai upaya KPK atas terungkapnya kasus-kasus korupsi kelas kakap, namun belakangan KPK juga dielu-elukan masih tebang pilih atas pihak-pihak yang dijadikan tersangka. Misal kasus traveler cheque pemilihan deputi gubernur bi miranda s gultom, ketika para mantan anggota dewan dijadikan tersangka, justru yang bersangkutan (miranda s gultom) hanya berstatus saksi, seolah terjadi saling serang antara pemerintah dan pihak oposisi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-452874728680650035?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/452874728680650035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/korupsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/452874728680650035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/452874728680650035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/02/korupsi.html' title='Korupsi'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUeFPKFQNHI/AAAAAAAAA60/Uowq2rxH6SE/s72-c/cpi3.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-3974614851037275644</id><published>2011-01-29T07:49:00.005+07:00</published><updated>2011-02-02T23:12:47.856+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Economics'/><title type='text'>Peran Auditing</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUNk89QuoII/AAAAAAAAA6M/h0u3AVn8-G4/s1600/auditing.gif" /&gt;&lt;/div&gt;Setiap entitas, baik dalam bentuk organisasi, perusahaan, maupun kelembagaan pemerintah, pasti melakukan berbagai aktivitas yang menandakan bahwa entitas tersebut hidup layaknya manusia. Aktivitas tersebut dapat berupa transaksi keuangan, interaksi, pelaksanaan program kerja, dan lain sebagainya baik rutinitas maupun insidental. Layaknya juga manusia, entitas juga tidak serta merta melakukan aktivitas secara sporadis, maka dibutuhkanlah fungsi-fungsi organisasi yakni perencanaan, &lt;i&gt;(planning)&lt;/i&gt;, pengorganisasian &lt;i&gt;(organizing)&lt;/i&gt;, penggerakan&lt;i&gt;(actuating)&lt;/i&gt; dan pengawasan &lt;i&gt;(controlling)&lt;/i&gt;. Dalam konteks tersebut, salah satu faktor terpenting adalah fungsi pengawasan, yakni instropeksi dan evaluasi atas aktivitas dilalui, bahkan ketika aktivitas sedang dilaksanakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Salah satu bagian dari fungsi pengawasan yang sangat &amp;nbsp;signifikan yaitu &lt;i&gt;auditing&lt;/i&gt; (pemeriksaan). &lt;i&gt;Auditing&lt;/i&gt; juga banyak yang menyebut sebagai implementasi dari fungsi pengawasan tersebut. Auditing dilaksanakan dalam rangka membandingkan kesesuaian antara kebijakan yang berlaku dalam suatu entitas terhadap pelaksanaan yang sebenarnya terjadi untuk melihat efektifitas dan efisiensi aktivitas entitas tersebut. Hal ini senada dengan apa yang diungkapkan oleh Sukrisno Agoes (2007: 3) bahwa:&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in;"&gt;Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis, oleh pihak yang independen, terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan bukti-bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sehingga auditing sendiri memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;Adanya proses yang sistematis &lt;i&gt;(systematical process)&lt;/i&gt; yang terdiri dari serangkaian prosedur yang terstruktur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bukti-bukti dikumpulkan dan dievaluasi secara objektif &lt;i&gt;(evidence)&lt;/i&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembandingan informasi perusahaan yang dapat diukur &lt;i&gt;(assertion)&lt;/i&gt; dengan kriteria yang telah ditetapkan &lt;i&gt;(established criteria)&lt;/i&gt; untuk menentukan kesesuaian antara keduanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dikerjakan oleh orang yang kompeten, orang tersebut harus mempunyai pengetahuan dan keahlian yang cukup sehingga dapat memahami kriteria yang ditetapkan, juga kompeten dalam menentukan jumlah dan jenis bukti yang dibutuhkan agar dapat menarik kesimpulan dengan tepat. Orang tersebut juga harus memiliki mental yang bebas dan sikap tidak memihak &lt;i&gt;(independent).&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya komunikasi yang melaporkan &lt;i&gt;(reporting)&lt;/i&gt; hasil penemuan audit dan sejauh mana kesesuaian informasi perusahaan dengan kriteria yang telah ditetapkan kepada pihak yang memerlukan atau menggunakan laporan audit. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa karteristik diatas dapat disimpulkan bahwa auditor  seharusnya dapat memberikan penilaian yang objektif dan relevan baik  atas laporan keuangan, operasional, dan kepatuhan atas prosedur yang  berlaku yang dilaksanakan oleh pihak manajemen (auditi), karena  posisinya yang independen dan memiliki kompetensi yang cukup, tidak  perlu terbebani dengan aktivitas yang tidak dia lakukan (aktivitas yang  di audit).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Auditing adalah hilir dari serangkaian proses yang dilaksanakan, sehingga audit yang baik dapat menjamin entitas tersebut mampu sustainable. Menginformasikan keadaan yang sebenarnya mengenai besaran untung atau rugi, posisi yang harus diperbaiki, dan yang mengalami kemajuan, dapat dijadikan acuan bagi entitas tersebut untuk bertindak restropektif, memprioritaskan aktivitas yang dianggap perlu, dan mengestimasi aktivitas strategis.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-3974614851037275644?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/3974614851037275644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/01/peran-auditing.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3974614851037275644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3974614851037275644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2011/01/peran-auditing.html' title='Peran Auditing'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUNk89QuoII/AAAAAAAAA6M/h0u3AVn8-G4/s72-c/auditing.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-7367142673112129530</id><published>2010-10-21T09:47:00.002+07:00</published><updated>2011-01-29T09:47:59.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Begitu Cepat</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;1 April 2010, awal dari sebuah pilihan yang, mau tidak mau harus  diputuskan. Seiring berjalannya waktu, banyak orientasi yang membuat  kita bingung harus memutuskan, jalan mana yang harus diambil. Kadang  pilihan satu dengan yang lain ingin kita ambil, atau ada yang lain, juga  ingin diambil. Mungkin saya nurut saja kata pepatah, jika ingin semua  maka tidak akan dapat apa-apa (ups.. pepatah dari mana ya?). Yakin saja  tidak ada kata terlambat, maka idealisme harus dikerucutkan dan juga  dibenturkan dengan pragmatisme. Ajar mengajar ditinggalkan, blogging  mulai surut, dan hobi-hobi yang lain menjadi second priority. Clangak  clinguk di hari pertama melihat lalu lalang orang yang sibuk, ada yang  fokus di depan komputer, ada yang sibuk menghitung, berdiskusi satu sama  lain, berdiri mencari file di ordner, saya duduk memegang SOP (Standar  Operasional Perusahaan) dengan mata sedikit redup dan bersiap untuk  membaca lembar demi lembar sambil berpikir; alangkah sibuknya saya  nanti, no delay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari dilewati dengan belajar. Sedikit demi sedikit  asupan materi dapat dipahami dan lingkungan yang begitu bersahaja  memahami kekurangan serta menghargai rasa ingin tahu &amp;amp; kerja keras  yang membuat saya merasa nyaman -walaupun tidak ada situasi yang dirasa  cukup, namanya juga manusia (hehe...3x)-. Ok, satu step sudah dilewati,  lalu... Pola hidup jadi berubah drastis. Biasanya sibuk pada malam hari  dan siap berangkat siang dari kost-kostan. Sekarang, setiap hari,  pagi-pagi harus sudah menyiapkan diri dari rumah dan sampai menjelang  malam berada dalam ruangan kantor. Benar-benar menjemukan pada awalnya,&amp;nbsp;  namun teman-teman yang baik kemudian dapat menenangkan hati saya.  Apakah proses tersebut berjalan mulus? tidak juga. Adjustment ini  sepertinya butuh proses yang panjang, seperti; sampai saat ini saya  masih sering telat masuk kantor karena malamnya tidak bisa tidur lebih  cepat seperti pada umumnya. Sungguh saya tidak bangga akan kelakuan  tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa bulan, akhirnya saya sudah mulai merasa  dapat diandalkan dan cukup bisa membagi waktu dengan side job yang sudah  lama digeluti. Dinamika pekerjaan membuat saya tidak bosan dan  "pressure" yang dapat menstimulasi diri, memberikan pelajaran berharga  dalam ketelitian, kedisiplinan, terutama etos kerja. Penyelesaian atas  dokumen-dokumen yang ada dapat dikerjakan dengan cepat dibanding  sebelumnya, juga komunikasi interpersonal ke daerah yang semakin  terbiasa seperti mendapat hal baru setiap waktunya. Disaat semua  berjalan baik, akhirnya tiba saat untuk berpisah dengan dunia yang baru  saja diceritakan. Lagi-lagi itu pilihan. Bukan soal komparasi dengan  tempat baru, namun lebih pada pertimbangan pribadi yang lebih pragmatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya,  ijinkan saya berucap terima kasih yang sebesarnya kepada Bpk. Hendra  Bakti Jahi, Mba Okthafiani, Bu Wina, Pak Ruly, Bude, Mas Yudi, Sobri,  Mba Upi, Mba Deasy, Mba Tari, Mba Ratih, Mba Damai, Mba Ika, Irwan,  Yuda, Mba Yanti A., Gerald.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-7367142673112129530?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/7367142673112129530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/10/begitu-cepat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7367142673112129530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7367142673112129530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/10/begitu-cepat.html' title='Begitu Cepat'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-4935343113795832194</id><published>2010-06-23T09:46:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:46:58.480+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Beberapa Tips Sederhana untuk Optimalisasi Komputer</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN_gSqQOiI/AAAAAAAAA6k/IT7-Bbo__lI/s1600/computer.png" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kecepatan sistem pada komputer Anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Biarkan PC menyala sepenuhnya sebelum membuka setiap aplikasi. Karena jika itu dilakukan, akan memperlambat proses start up.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Refresh desktop setelah menutup aplikasi apapun. Ini akan menghapus file yang tidak terpakai di Memory.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak menggunakan file gambar yang berukuran sangat besar untuk  wallpaper Anda, gunakanlah file gambar yang disediakan OS Anda. Apalagi  jika RAM anda rendah, sebaiknya tidak usah menyimpan file gambar untuk  wallpaper.         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak menggunakan banyak shortcut pada desktop. Setiap shortcut pada desktop menggunakan sampai 500 byte RAM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Empty recycle bin secara teratur. File-file yang sudah dihapus tidak  benar-benar dihapus dari hard drive sampai recycle bin dikosongkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hapus file temporary internet secara teratur. biasanya ada didalam  folder C:\Documents and Settings\USER\Local Settings\Temporary Internet  Files. Atau lakukan disk clean up secara teratur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Defragment hard drive setiap dua bulan sekali. Ini akan membebaskan  banyak ruang pada hard drive dan mengatur ulang file agar aplikasi Anda  berjalan lebih cepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu membuat dua partisi di hard drive. Instal semua aplikasi  berukuran besar (seperti Photoshop, dll) di partisi kedua. Windows  menggunakan semua ruang kosong yang tersedia di drive C sebagai memori  virtual saat Anda Komputer RAM penuh. Usahakan agar Drive C bisa kosong  mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika menginstal Software baru, nonaktifkan pilihan tampilkan  system tray icon (biasanya ada disebelah kanan taskbar menu pada windows  xp. Icon tersebut menggunakan space memory anda dan memperlambat  booting pada PC Anda. Juga menonaktifkan pilihan untuk memulai aplikasi  secara otomatis ketika PC menyala. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lindungi PC dari debu. Debu menyebabkan pendinginan kipas CPU macet  dan memperlambat pemanasan bertahap, sehingga dapat mempengaruhi  kecepatan pemrosesan. Gunakan kompresi udara untuk meniup debu dari CPU.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-4935343113795832194?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/4935343113795832194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/06/beberapa-tips-sederhana-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4935343113795832194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4935343113795832194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/06/beberapa-tips-sederhana-untuk.html' title='Beberapa Tips Sederhana untuk Optimalisasi Komputer'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN_gSqQOiI/AAAAAAAAA6k/IT7-Bbo__lI/s72-c/computer.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-8340202228586019877</id><published>2010-06-05T09:44:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:45:33.266+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Catatan Kecil...!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN_IhlhK0I/AAAAAAAAA6g/I80kWzyxwhA/s1600/my_notes.png" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa dilakukan, lakukanlah. Apa yang bisa ditulis, tulislah.  Apa yang bisa dicapai, capailah. Genggam selayaknya pijakan kita, bukan  berarti asal dan sporadis. Karena lain ruang dan waktu, lain juga  tuntutan yang melekat. Memang, seakan tidak ada habisnya, seperti iklan  (saya lupa namanya), seorang ibu bertanya pada anak dan kekasihnya,  "kapan kalian nikah", selanjutnya setelah nikah ibu itu kembali bertanya  "kapan punya anak" dan setelah memiliki seorang anak, pasangan tersebut  kembali ditanya "kapan punya adik. Iklan tersebut merefleksikan bahwa  hidup itu tidak ada cukupnya. Selalu ada pertanyaan pada setiap fase dan  pertanyaannya-pun nggak pernah habis. Saya sepakat bahwa itulah  fitrah-nya hidup, selalu ada pertanyaan dan tuntutan selama kita  dinyatakan sebagai manusia dan masih hidup.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia sekarang, mungkin jauh dari yang diharapkan seperti  kebanyakan orang pada umumnya. hehe..3x, mungkin itu risikonya menjadi  orang yang tidak pernah merasa cukup, atau lebih tepatnya cepat merasa  jenuh. Kenyamanan dalam melakukan sesuatu menjadi alasan utama seseorang  berkarakter labil dapat terus berada pada pekerjaan yang sama.  Kenyamanan bukan berarti tempat yang enak ataupun kerja ringan dengan  penghasilan besar, namun lebih kepada preferensi pekerjaan yang diminati  walaupun pekerjaan itu berat ataupun overtime. Kalau soal suasana kerja  yang kondusif, itu bersifat kondisional.&lt;br /&gt;Dua bulan ini, saya menjalani keteraturan. Hal yang sudah lama tidak  ditemui setelah satu tahun tanpa pencapaian dan arah yang jelas,  walaupun sesungguhnya sudah sangat nyaman dengan yang sudah ada.  Bersinggungan dengan suasana baru, orang-orang baru, juga kesibukan baru  membuat saya bisa sedikit tersenyum karena kesibukan tersebut merupakan  preferensi yang membuat saya jadi penasaran sebelumnya. Mungkin salah  satunya itu definisi nyaman dalam pekerjaan, kita mendapatkan sesuatu  yang kita inginkan dan tidak teralienasi dalam kesibukan kita, walaupun  (hiks...) ternyata lebih melelahkan baik secara fisik maupun pikiran.  Ekses yang timbul pastinya mengorbankan kesibukan sampai tanggungan yang  sudah ada. Ada yang mengikis, hilang hingga berantakan nggak karuan.  Mudah-mudahan menjadi masa transisi yang baik dan solved dengan baik  semuanya. Amiin.&lt;br /&gt;Meskipun tanpa perayaan, tahun ini menjadi -paling tidak- lebih  berarti untuk sebuah refleksi dan rasa syukur. Memiliki banyak teman  yang menyapa dan mendoakan walaupun beberapa diantaranya jarang sekali  bertemu muka. Semoga menjadi manusia yang dapat memenangkan dirinya  sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-8340202228586019877?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/8340202228586019877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/06/catatan-kecil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8340202228586019877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8340202228586019877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/06/catatan-kecil.html' title='Catatan Kecil...!'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN_IhlhK0I/AAAAAAAAA6g/I80kWzyxwhA/s72-c/my_notes.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-8751116523195802796</id><published>2010-02-27T09:42:00.002+07:00</published><updated>2011-01-29T09:43:48.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='General Papers'/><title type='text'>Design Baru, Warna Baru</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="93" src="http://4.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN-qpadIMI/AAAAAAAAA6c/9UNiVlQlBRY/s320/change_weblayout.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Selesai juga pengerjaan &lt;em&gt;design&lt;/em&gt;  baru untuk blog ini. Sempat lama nggak  online karena berbagai hal,  salah satunya sih karena hostingannya penuh,  jadi harus ngalah deh.  Mudah-mudahan design baru, warna baru,  memberikan semangat baru untuk  terus belajar dan menulis walaupun  kualitasnya masih jauh dibanding  penulis profesional (hehe...3x).&lt;br /&gt;Setelah proses pemulihan hosting, akhirnya dapet juga&lt;em&gt; available space&lt;/em&gt;.  Design mentah bentuk grafis dikerjakan satu malam, dilanjutkan dengan  scripting oleh eko dan diselesaikan dengan import database lama, sampai  yang terlihat sekarang (masih beres-beres).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur-fitur social  networks masih banyak yang belum dimunculkan. Padanan warna utama;  orange, coklat dan kuning, berharap tidak terlihat kompleks dan  mencolok. Saya tunggu saran dari teman-teman blogger untuk  menyempurnakan beres-beres tampilan ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-8751116523195802796?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/8751116523195802796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/02/design-baru-warna-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8751116523195802796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8751116523195802796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2010/02/design-baru-warna-baru.html' title='Design Baru, Warna Baru'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN-qpadIMI/AAAAAAAAA6c/9UNiVlQlBRY/s72-c/change_weblayout.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-3167784210303635180</id><published>2009-10-20T09:40:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:41:38.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Mana Pembuktiannya?</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Wacana yang hampir tidak pernah dilontarkan apakah perlu dibuktikan?  saya rasa hal tersebut tidak perlu. Ternyata dalam banyak hal, justru  menjadi clear enough dan tidak perlu dipertanyakan lagi. Yup, setiap  yang lazim dilalui setiap orang, kemapanan dan pekerjaan, kekasih dan  pernikahan, pendidikan, serta mungkin dapat bertambah lagi persoalannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap levelitas kehidupan pasti menunjukkan masalahnya  masing-masing. Seperti hukum kepuasan (dalam ekonomi) saja, saat  mencapai titik kulminasinya maka akan kembali datar dan semakin  berkurang kepuasan kita. Mapan melihat kaya dan berdiri diatas si  miskin, kaya melihat konglomerat, begitu seterusnya jalur vertikal yang  tak kunjung henti. Masing-masing memiliki keinginan yang tak pernah  terpuaskan, juga sama-sama diliputi kebimbangan pada hal-hal yang lazim  seperti disebutkan diatas.&lt;br /&gt;Menjadi seseorang yang lazim seperti kebanyakan orang mungkin syarat  dimana kebimbangan kita sidah terjawab. Misal dalam umur 22 tahun  seharusnya sudah selesai kuliah dan beranjak ke 23 tahun sudah memulai  pekerjaan, di umur 25 sudah lumayan mapan dan umur 27 sudah memulai  rumah tangga, umur 30 sudah stabil dan memupuk konsistensi hidup. Kalau  dalam beberapa materi motivasi justru kita diajarkan untuk menjadi  berbeda dan bukan menjadi kebanyakan orang pada umumnya. Misal saat  kuliah kita sudah bisa menjadi pengusaha yang sukses, mempunyai mimpi  yanag besar dan pantang menyerah. Membuat orang-orang dan lingkungan  sekitar menjadi magnet yang dapat mendukung setiap cita-cita besar kita  (mengutip; The power of attraction).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalankan hidup apa adanya  dapat menjadi salah atau tidak tergantung pada penilaian dan penyikapan  atas apa yang ada di depan mata. Saat ini -mudah-mudahan tidak salah-  saya beserta teman-teman yang lain berusaha memecah kebimbangan atas  persoalan kelaziman hidup dan juga berupaya menjadi yang tak biasa.  optimis melalui setiap proses dengan keyakinan, jangan pernah menyerah  pada kondisi objektif.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-3167784210303635180?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/3167784210303635180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/mana-pembuktiannya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3167784210303635180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/3167784210303635180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/mana-pembuktiannya.html' title='Mana Pembuktiannya?'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-4887908503613928922</id><published>2009-10-06T09:39:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:39:45.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Coba aja kalau berani...!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Kata coba berarti menjajal, berawal dari yang katanya iseng namun  sesungguhnya adalah upaya pemenuhan rasa penasaran. Sama dengan  mencicipi produk demo version, trial version, test drive dan berbagai  macam pembungkus bahasanya. Hal yang dalam mindset kita baru, berhak  untuk dicoba bukan untuk langsung diputuskan, jadi percobaan merupakan  salah satu hal serius. Misal saya mencoba software trial version, ketika  puas kemungkinan besar ada rasa ingin memiliki secara permanen baik  dengan cara beli license atau crack serial number. Dalam kasus kecanduan  narkoba, manipulasi dan berbohong banyak yang berawal dari yang namanya  'mencoba', "katanya enak tapi kok dilarang, yaudah pengen tau aja sih",  ups, berkelanjutan dan siap-siap menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika saat sekolah saya coba ikut membolos sekolah 1  hari, ternyata enak juga ya. Ehm, tambah 1 hari lagi deh, kan absen 1  atau 2 sama saja dan tidak jauh beda. Coba mengambil kemungkinan lagi,  gimana kalau tambah 1 hari lagi menjadi 3 dengan asumsi sama dengan  diatas. Begitu seterusnya dan seterusnya. Kasus diatas sepertinya dapat  berlaku pada kegiatan apapun. Ketika pertama kali coba, kok biasa saja  terus membuat penilaian sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kegiatan rutin itu  katanya sih ada "peng-apes-annya", istilah yang biasa dipakai untuk  tindakan kejahatan. Anggap saja kita beramal itu tidak baik kalau ada  yang tahu dan kita rajin sekali melakukan amal jariyah &amp;lt;mudah-mudahan  ^_^&amp;gt;, dalam statistik pasti ada saat dimana ketika melakukan amal  pasti ketahuan, dan disitulah pengapesan jika dianalogikan pada  perbuatan jahat seperti mencopet, mencuri dan berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga  kita semua tidak masuk dalam generasi mencoba setiap hal yang secara  normatif dilarang dan melawan nurani kita sebagai manusia. Ingat  kejahatan itu bukan hanya karena niat pelakunya semata, tapi karena ada  kesempatan yang mengakibatkan percobaan kriminal. Karena itu  waspadalah... waspadalah... hahahaha..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-4887908503613928922?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/4887908503613928922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/coba-aja-kalau-berani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4887908503613928922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4887908503613928922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/coba-aja-kalau-berani.html' title='Coba aja kalau berani...!'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-537620468697260329</id><published>2009-10-02T09:37:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:38:35.028+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Berusaha Menjadi Tidak Biasa</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Ada cerita seorang direktur sebuah perusahaan besar sedang berangkat  kerja membawa mercedes benz E-Class melewai jalan raya kwitang, ditengah  jalan setengah macet tiba-tiba terdengar suara benturan keras yang  menabrak mobilnya. Dengan sangat ketakutan keluarlah pengemudi bajaj  yang menabrak mobil tersebut berusaha meminta maaf, namun dengan nada  rendah seorang direktur hanya menanyakan "Bapak baik-baik saja?" ...  "baiklah, jika tidak ada yang luka dan cedera saya melanjutkan  perjalanan dan saya harap Bapak bisa lebih berhati-hati lain waktu".  Bisakah kita bersikap seperti itu tanpa harus merasa rugi? Mungkin saya  sendiri masih ragu apakah bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikir positif, rendah hati dan bijaksana tidak serta merta dapat  dilakukan seperti membalikkan telapak tangan, karena terdapat dorongan  yang lebih kuat yakni spontanitas yang merupakan pancaran dari tabiat.  Atau hal pengandaian konyol yang pernah diungkapkan seorang AA Gym saat  pembeli menjual dengan harga Rp. 1500,- namun pembeli justru menawar  dengan harga Rp. 2500,- karena dirasa tidak pantas dihargai Rp. 1500,-.  Kebiasaan yang tidak lazim dilakukan tersebut bukan merupakan suatu  kejahatan ataupun kesalahan, bahkan jika kita melihat sejarah  orang-orang sukses adalah melakukan hal positif yang tidak lazim  dilakukan secara umum, seperti para pencetus agama yang semula dianggap  sesat, Thomas A. Edison yang bangga akan ribuan kegagalan eksperimennya  atau Munir yang begitu mengesankan mengadvokasi kasus orang-orang  hilang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apatisme terhadap seorang motivator hanya karena  dianggap tidak sesukses dan se-milioner motivatinya sampai terhadap  bisnis MLM yang dianggap menjual mimpi menjadikan kita tidak yakin bahwa  kita tidak memiliki kemampuan. Padahal kita sadari bahwa motivator  layaknya seorang pelatih tidak harus bisa mengalahkan muridnya ataupun  bisnis MLM yang tidak melulu melihat kegagalan tanpa kerja keras. Saya  pernah sedikit menyimak buku The Secrets 'The Power of Attraction' yang  mengungkapkan bahwa setiap orang memancarkan auranya dan dapatmenjadi  magnet yang kuat atas keinginannya sampai bisa tercapai, tidak lain  adalah bermimpi, yakin dan melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealisme menjadi sia-sia  saat diliputi keraguan, inkonsisten serta membuat perbandingan  kesalahan. Mungkin sebaiknya langkah pragmatis yang paling mungkin  dilakukan untuk mencapai mimpi tersebut, step by step selayaknya kita  lalui. Orang sukses tidak seperti kejatuhan emas tiba-tiba dari langit,  namun butuh keinginan yang kuat dan yakin menjadi sukses. Akhirnya, para  penyandang cacat yang mampu berprestasi bahkan bisa mencapai rekor  dunia dapat melawan kekurangannya menjadi motivasi yang memberikan  semangat lebih besar daripada kesedihan atas kehilangan mudah-mudahan  dapat menjadi contoh yang baik bagi kita yang memiliki organ tubuh  lengkap untuk memiliki mimpi yang besar dan terus berikhtiar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-537620468697260329?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/537620468697260329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/berusaha-menjadi-tidak-biasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/537620468697260329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/537620468697260329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/berusaha-menjadi-tidak-biasa.html' title='Berusaha Menjadi Tidak Biasa'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-5626588546201810199</id><published>2009-09-28T09:36:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T09:37:08.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Mulai lagi pasca lebaran</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Bulan syawal yang katanya bulan peningkatan amal ibadah semoga juga  diikuti peningkatan yang lainnya. Meningkatnya rasa aman,optimis dan  realisasi. Perasaan terlebih dahulu memang, karena kaya atau miskin,  susah ataupun mudah, komparasi sampai superlatve (paling) yang  mengendalikan tetap perasaan. Pemilik kebun sawit ratusan hektar&amp;nbsp; yang  terus merasa kurang belum tentu lebih beruntung dibanding petani yang  sangat bahagia tanpa beban menjalaknkan rutinitasnya. Begitu juga  percuma saja kita iba dan kasihan terhadap orang gila karena dia merasa  paling bahaga di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah pasca lebaran ini akan mulai mengajar sebagai  honorer dan beberapa pekerjaan freelance didepan mata yang harus segera  di follow-up. Tanpa rahmat dari Allah SWT hal tersebut tidak serta merta  terjadi, puji syukur. Mungkin kalimat 'jangan pernah menyerah pada  kondis objektif' merupakan motivasi yang sedikit banyak tertanam sejak  seorang sahabat pernah mengatakan berulang kali sebagai jargon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  2 (dua) tahun tidak mengajar dan fokus pada bidang tertentu, akhirnya  terealisasi juga walaupun lagi-lagi melenceng dari konsen studi kuliah  saya -akuntansi- untuk belajar yang namanya statistik. Mudah-mudahan  tidak terkena karma 'kalau ingin semua, jangan pernah berharap dapat  satupun'. Anggap saja beberapa aktivitas penekunan tersebut adalah  adalah proses pengerucutan yang seharusnya dilakukan sejalan dengan umur  yang terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbulan-bulan tidak komunikasi dengan  kantor lama karena menganggap sudah tidak mungkin lagi bermain dibidang  IT Ntworking-Hardware, saat terbangun kembali silaturahmi dan  menciptakan kegiatan bersama. Selanjutnya, juga masih pada aktivitas  lama... create &amp;amp; maintenance website. Sukses.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-5626588546201810199?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/5626588546201810199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/mulai-lagi-pasca-lebaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5626588546201810199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5626588546201810199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/mulai-lagi-pasca-lebaran.html' title='Mulai lagi pasca lebaran'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-5489979037086553425</id><published>2009-09-19T09:33:00.002+07:00</published><updated>2011-01-29T09:35:03.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Selamat Idul Fitri 1430 H</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN8guBNEWI/AAAAAAAAA6Y/EUJOYjiu_a4/s1600/idul_fitri21.png" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala kerendahan hati yang mendalam, saya haturkan:&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="color: #1db2e1; font-size: 14px;"&gt;&lt;strong&gt;Selamat hari raya Idul Fitri 1430 Hijriyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minal Aidin wal Faidzin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mohon Maaf Lahir &amp;amp; Batin&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;Semoga menjadi jiwa yang menang... Atas hawa nafsu, kesombongan, keserakahan, kemunafikan dan kemusyrikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-5489979037086553425?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/5489979037086553425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5489979037086553425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5489979037086553425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h.html' title='Selamat Idul Fitri 1430 H'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN8guBNEWI/AAAAAAAAA6Y/EUJOYjiu_a4/s72-c/idul_fitri21.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-9109187151517556417</id><published>2009-09-05T09:30:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:32:43.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Prestise Mengalahkan Esensi</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN8BXGkf7I/AAAAAAAAA6U/EclYaJOZIxs/s1600/essential.jpeg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bukan dalam artian prestasi, namun lebih kepada pengunggulan kewibawaan  yang membuat kita merasa wah, lebih dibanding, mantap, menakjubkan yang  kemudian membawa seseorang menjadi terlena, masuk dalam perangkap  alienasi. Penghilangan jati diri dan pengikisan nilai-nilai kepuasan  esensial. Dalam berinteraksi, saat saya pernah berbincang dengan teman,  beliau mengatakan tidak dapat dihindari bahwa kebutuhan mendasar adalah  pengakuan dan penghargaan. Misal, apa yang membuat seorang biasa bangga 2  jam yang lalu naik mobil bersama seorang presiden? pengakuan, pengakuan  dari pihak lain, baik teman, media atau siapapun yang memberikan  kesaksian atas kejadian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak pada sebuah jabatan dimana seseorang bisa begitu marah jika  tidak dihormati atas kapasitasnya. Dalam konteks suri tauladan,  sesungguhnya jabatan tidak serta merta membuat seseorang berwibawa,  namun perlu komunikasi yang baik, kerendahan hati dan bijaksana diikuti  kapasitas sumber daya yang cukup membuat pengakuan dan penghormatan tak  perlu diminta secara langsung. Perlu kita semua sadari, tuntutan yang  besar atas hak dapat menjadi malapetaka. Lebih kepada konsekuensi atas  keputusan dengan menggiring arus kondisi objektif yang selalu melemahkan  dan lagi-lagi selalu dijadikan alasan atas sebuah ketidakmampuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin  seperti Thomas A. Edison yang mampu mengalahkan kondisi objektif dan  menjadikan kegagalan seribu kali menjadi keberhasilan yang tertunda,  menganggap bahwa setiap kegagalan adalah keberhasilan menemukan  kesalahan instrumen yang tidak cocok dengan penelitiannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-9109187151517556417?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/9109187151517556417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/prestise-mengalahkan-esensi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/9109187151517556417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/9109187151517556417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/09/prestise-mengalahkan-esensi.html' title='Prestise Mengalahkan Esensi'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUN8BXGkf7I/AAAAAAAAA6U/EclYaJOZIxs/s72-c/essential.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-1398830132028524110</id><published>2009-08-11T09:29:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:30:26.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>bloggerciputat.com Rilis...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;      &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="Blogger Ciputat" border="0" src="http://bemfeis-uinjkt.org/images/blog_cpt.png" title="Blogger Ciputat" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Blogging  study &amp;amp; sharing experience, dua kata itu yang mungkin cocok untuk  rilisnya bloggerciputat.com. Materi dan tutorialnya mudah untuk  dikonsumsi, karena bersifat praktis. Saat ini masih belum terlalu banyak  memang tulisan yang ditampilkan, maklum, namanya juga masih beta.  Pemula sampai advance tidak masalah, karena sharing knowledge yang  dikedepankan, tinggal kemudian apa preferensi untuk ngeblog. Materi saat  ini masih dalam kategori blog, SEO dan traffic.  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-1398830132028524110?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/1398830132028524110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/08/bloggerciputatcom-rilis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/1398830132028524110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/1398830132028524110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/08/bloggerciputatcom-rilis.html' title='bloggerciputat.com Rilis...'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-603183603132345891</id><published>2009-07-22T07:45:00.002+07:00</published><updated>2011-01-29T09:25:37.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Maju Lagi Menapaki Kepastian</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Upaya stabil terhadap komitmen pribadi walaupun berat namun tetap harus  diputuskan juga. Tidak mungkin juga melawan arus dengan acuh terhadap  image yang seharusnya orang kebanyakan diikuti, mulai dari pola tidur  dan berkativitas alhamdulillah, insomnia ini akhirnya perlahan  rekatannya lepas. Hidup nomaden layaknya bang toyib juga digantikan  dengan tempat tinggal yan jelas jika nggak pulang. Ok, mulai berproses  menuju yang namanya seattle -maksudnya stabil kali ya-. Jadi persyaratan  seattle sebenarnya hanya kontinuitas saja, kalau mau seattle-nya kaya  ya kaya terus dan seattle-nya miskin ya miskin terus. Sayang,  ketidakstabilan yang kontinyu tidak dikategorikan sebagai seattle.&lt;br /&gt;Moga menjadi awal yang baik untuk hari pertamaku di kostan. Ide yang  menggumpal di kepala mudah-mudahan tidak membeku dan membesar. Sederhana  dan mudah kelihatannya, namun keraguan atas apa yang terjadi kemudian  di lapangan tidak bisa membuat saya mundur, karena pilihannya hanya  satu, "produktif". Bukan hanya materi, namun juga pengetahuan, skill,  sikap dan pola pikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, dengan sedikit kebingungan  bagaimana cara menjawab pertanyaan "apa yang menjadi pertimbangan saya  ngekost". Rumah dekat, kalau alasan lebih dekat dengan kantor mungkin  rasional. Bahwa butuh stabilitas jika saya jarang di rumah dan tempat  yang tenang untuk menyelesaikan pekerjaan, hanya itu yang bisa saya  jawab. Baiklah, siap-siap barang dan berangkat.....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-603183603132345891?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/603183603132345891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/maju-lagi-menapaki-kepastian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/603183603132345891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/603183603132345891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/maju-lagi-menapaki-kepastian.html' title='Maju Lagi Menapaki Kepastian'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-7820751406900836127</id><published>2009-07-17T07:44:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T07:44:46.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Beberapa Hari yang Melelahkan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Lelah kali ini tidak berkonotasi keluhan, lebih dari itu, termasuk  rasa syukur karena beberapa hari terakhir berinteraksi dengan banyak  orang dan beberapa teman lama yang akhirnya memberikan pencerahan.  Seolah tidak pernah lekang pencarian atas kemantapan konsistensi hidup,  berlanjut dari pertanyaan terhadap diri sendiri; mau kemana? pilihan  apa? buat apa? Huh, campuran solusi bukan campuran kebaikan. Kalau  campurannya salah,lantas jadi bubur dong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal hidup mungkin lebih kepada perasaan yang membawa, jadi tidak soal  miskin atau kaya, berpendidikan atau tidak bahkan cacat ataupun tidak.  Apa jadinya kita diselimuti kegundahan masih bisa merasa kasihan dengan  pengemis di pinggir jalan yang sangat nyaman dengan aktivitasnya.&lt;br /&gt;Masih  dalam keputusan hidup yang -katanya- begitu pelik. Modul-modul sudah  disediakan dari mulai sesuatu yang baik sampai solusi atas kesemrawutan.  Modul rohani, dalam bentuk ritual dan penyegaran pikiran; misal terapi  &amp;amp; training berikut modul jasmani yang melengkapinya. Yang sering  terlupakan adalah asupan terhadap rohani yang merupakan kebutuhan  primer, bahkan membuat formulasi sendiri sehingga "buat diri sendiri kok  coba-coba". Sudah disediakan bagaimana agar hati tetap tenang,  bersyukur dan memutuskan pilihan dengan keyakinan yang mantap dalam  paham keagamaan kita masing-masing.&lt;br /&gt;Halah, mudah-mudahan nggak cuma ngecap, namun bisa menjadi koreksi atas diri kita masing-masing. Amiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-7820751406900836127?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/7820751406900836127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/beberapa-hari-yang-melelahkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7820751406900836127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/7820751406900836127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/beberapa-hari-yang-melelahkan.html' title='Beberapa Hari yang Melelahkan'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-2840662326863477967</id><published>2009-07-10T07:43:00.000+07:00</published><updated>2011-01-29T09:28:06.146+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Thought'/><title type='text'>Nyicipin Lagi -sedikit- Dunia Mengajar</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Belajar, belajar dan belajar. Tidak ada habisnya manusia senantiasa  wajib belajar, tanpa dibatasi limit waktu dan tempat, apalagi jika  belajar -sesuatu hal- merupakan bagian dari kesenangan kita. Disamping  banyak sekali media belajar, salah satu yang begitu saya nikmati adalah  mengajar baik berupa pengayaan materi pelajaran, fasilitator dan  sebagainya. Mengajar menjadi cita-cita yang tak pernah tergantikan buat  saya namun tidak untuk pekerjaan utama, karena mindset yang terbangun di  otak saya bahwa pekerjaan aplikatif dapat kita bagi-diskusikan dalam  dunia belajar mengajar. Dengan tidak melupakan esensi pengajaran yang  dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, pengajar murni hanya cocok  untuk membahas yang bersifat teoritik saja ataupun hitung-hitungan.&lt;br /&gt;Hari ini saya dipercaya oleh sahabat-sahabat PMII KOMFEIS untuk  memfasilitasi salah satu materi bimtest ujian masuk UIN Jakarta, yakni  IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Tugas tersebut sangat mendadak tanpa ada  konfirmasi beberapa hari sebelumnya, tapi apa boleh buat, saya tetap  harus menggantikan posisi pembicara yang berhalangan hadir. Mulai  menyiapkan pembahasan soal untuk dibahas di tiga kelas bimtest. Masuk di  kelas pertama dengan badan yang begitu lemas karena belum merasakan  tidur sejak malam, tetap berusaha menahan kondisi tubuh untuk tetap  terjaga, akhirnya terhibur juga melihat wajah-wajah ceria yang begitu  antusias mengikuti tips demi tips, soal demi soal untuk dibahas  bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelas kedua dan ketiga saya ikuti dengan penambahan  improvisasi masing-masing, berusaha membuat peserta tetap semangat  dengan sedikit lelucon dan partisipasi lebih besar dalam pembahasan  masing-masing soal. Tiap-tiap kelas ditutup dengan tausiyah, pengharapan  dan do'a semoga niat tulus para peserta bimtest dimudahkan jalannya  oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesainya acara membuat tubuh sedikit relaks  ditemani beberapa hisapan rokok dengan mata yang belum juga pudar  kemerahannya. Wuih, butuh istirahat, bergegas pergi ke kost. Tanpa  banyak bicara, dengan begitu cepat tubuh ini telentang sampai akhirnya  reduplah setengah nyawa ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-2840662326863477967?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/2840662326863477967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/nyicipin-lagi-sedikit-dunia-mengajar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2840662326863477967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/2840662326863477967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/10/nyicipin-lagi-sedikit-dunia-mengajar.html' title='Nyicipin Lagi -sedikit- Dunia Mengajar'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-8713597712443326005</id><published>2009-07-04T02:18:00.001+07:00</published><updated>2011-01-28T16:41:25.654+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Economics'/><title type='text'>Keuntungan tak layak setiap pekerjaan</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUKPKuudhSI/AAAAAAAAA4Y/dp0QNWS_S1A/s1600/employer-lazy.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kita sering diperlakukan dengan tidak semestinya namun hal tersebut  dianggap normatif "ah itu sih sudah biasa", dan biasanya dibentuk oleh  kebutuhan dan situasi yang mendukung. Ada istilah rahasia umum, asal  bapak senang, demi kelancaran atau apapun yang mungkin bisa berkembang.  Saat saya melanggar peraturan lalu lintas sampai hampir mendapatkan  surat tilang &amp;amp; akhirnya digagalkan hanya dengan membayar dua puluh  lima ribu rupiah, atau saat mengurus perpanjangan STNK (surat tanda  nomor kendaraan), hanya dengan uang saya bisa mempercepat daftar  antrian. &lt;br /&gt;Hal tersebut merupakan contoh keuntungan tak layak yang  melekat pada pekerjaan tersebut. Bagi saya itu hanya contoh yang  menyentuh wilayah publik secara umum, padahal pekerjaan apapun memiliki  peluang yang sama untuk mengambil keuntungan tak layak tersebut. Seperti  seorang dosen dengan kurangnya kapasitas keilmuan mensiasati dengan  cara memberikan tugas makalah &amp;amp; presentasi dari awal masuk kuliah  sampai akhir, karyawan yang membelanjakan peralatan kantor dimark-up,  PNS (pegawai negeri sipil) yang keluar masuk kantor semaunya, dan setiap  pekerjaan lainnya.&lt;br /&gt;Dalam konteks ini terpisah dengan konsepsi jual-beli dimana setiap orang  dapat menjual dengan keuntungan berapapun asalkan disepakati dan  terjadi transaksi. Namun jual beli yang terjadi ternyata tidak dalam  koridornya, saling menguntungkan bagi yang bertransaksi saja satu atau  dua pihak disisi lain ada yang dirugikan.&lt;br /&gt;Ibarat sistem keamanan,  lubang sekecil apapun adalah peluang terjadi kebocoran dan  memperbesarnya, apalagi kebocoran tersebut kemudian dianggap lumrah.  Memang kasus-kasus dalam pekerjaan selama dianggap tidak signifikan  biasanya tidak menjadi prioritas untuk diselesaikan sampai akhirnya  menjadi budaya. Kenapa tidak tindakan preventif yang dilakukan? Ada  banyak hal yang sudah dan masih dilakukan untuk mensiasati peluang  penyimpangan tersebut walaupun kemudian ada saja penyimpangan baru. &lt;br /&gt;Kita  tahu belakangan ini marak kampanye untuk mendisiplinkan polisi yang  menerima suap,  dari pelanggar jalanan, perusahaan-perusahaan sudah  menganggap pentingnya kerohanian karyawannya dengan memberikan fasilitas  dan waktu yang leluasa untuk beribadah atau diadakannya family  gathering dalam bentuk pelatihan outbond untuk pembangunan sikap, sistem  lelang oleh instansi pemerintah yang pada akhirnya juga sebenarnya  terjadi kongkalikong. Pada akhirnya terdapat dua hal yang harus  dikuatkan, yakni sistem dan pembangunan mental setiap insan yang terkait  pada instansinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-8713597712443326005?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/8713597712443326005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/keuntungan-tak-layak-setiap-pekerjaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8713597712443326005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/8713597712443326005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/07/keuntungan-tak-layak-setiap-pekerjaan.html' title='Keuntungan tak layak setiap pekerjaan'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUKPKuudhSI/AAAAAAAAA4Y/dp0QNWS_S1A/s72-c/employer-lazy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-575460772428078340</id><published>2009-06-29T07:41:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T07:42:40.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social and Politics'/><title type='text'>Ditunggu..! Pertanggungjawaban Akademik UIN</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;h4&gt;Insiden Penolakan Kebijakan Biaya Pendidikan &lt;/h4&gt;Terpilihnya  Komarudin Hidayat menggantikan Azyumardi Azra tidak memberikan perubahan  yang lebih baik terhadap sistem pendidikan di kampus islam Universitas  Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, namun melanjutkan  catatan kelam atas kekerasan yang terjadi di kampus ini. Oknum satpam  menganiaya beberapa mahasiswa yang sedang berdemo dengan cara pemukulan  terhadap mahasiswa tersebut, bahkan mahasiswa yang tidak ikut serta  dalam demonstrasi turut menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana rasa keadilan itu  muncul atas dicabutnya kompensasi biaya SPP dengan dikeluarkannya SK  Rektor NO. 024 Tahun 2005-2006 untuk kalangan semester atas yang sudah  tidak aktif kuliah. Gejala tidak wajar diindikasikan dari tahun  keluarnya SK Rektor tersebut yakni 2005 dengan tahun efektif berlakunya  yakni 2009.&lt;br /&gt;Sungguh memalukan dan mengecewakan atas insiden yang terjadi di UIN  Jakarta. Kampus Islam mengapa berprilaku seperti itu? Terjadi  pengeroyokan oleh oknum satpam UIN Jakarta kepada beberapa mahasiswa  yang sedang berdemonstrasi menolak kebijakan SPP. Diduga peristiwa ini  disengaja, karena tidak insidental dan berjalan sangat rapih. Mulai dari  ketidakpercayaan satpam atas keberadaan non mahasiswa UIN yang dianggap  tidak ikut berdemonstrasi dan pengeroyokan oleh oknum yang tidak  mengenakan seragam satpam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-575460772428078340?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/575460772428078340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/06/ditunggu-pertanggungjawaban-akademik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/575460772428078340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/575460772428078340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/06/ditunggu-pertanggungjawaban-akademik.html' title='Ditunggu..! Pertanggungjawaban Akademik UIN'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-4558917787101932631</id><published>2009-06-12T07:39:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T09:25:12.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Social and Politics'/><title type='text'>Entah Berantah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;Sumber masalah dan sumber penyelesaian banyak tergantung dari faktor  ekspresi, terutama ucapan lewat lisan ataupun yang tertuang dengan  tulisan. Komunikasi tersebut paling tidak diukur berdasarkan norma yang  dibentuk masing-masing segmentasinya, bisa atas wilayah, standar  akademis ataupun yang lain. Di pesisir misalnya, tidak heran jika  berkata keras dan kasar yang menjadi suatu norma yang bisa terima dimana  jika hal tersebut diterapkan di wilayah dingin seperti pegunungan yang  notabene masyarakatnya bertutur pelan dan halus. Ada banyak komparasi  yang bisa kita buat bahkan sampai menembus aturan legal formal yang  sudah ada, seperti pemakaian koteka oleh suku-suku di papua apabila  dikaji dalam konteks perundangan melanggar UU anti pornografi dan  pornoaksi. Preposisi tersebut terbentuk secara mekanis dan biasanya  sudah sangat lama sehingga perbedaan antar norma kemudian menjadi suatu  kekayaan tersendiri dalam kehidupan kita. Mungkin begitulah parameter  suatu kebenaran dan keadilan, melibatkan sebuah konteks yang pas dalam  penerapannya.&lt;br /&gt;Kita dapat mengatakan salah jika ayam diberikan kepada seseorang jika  konteksnya adalah bayi yang baru berumur tiga bulan. Begitu juga dengan  masuknya Islam di Indonesia misalnya, butuh proses akulturasi untuk  membuatnya menjadi benar. Memang sebuah keniscayaan ketika standarisasi  tidak berjalan apa adanya, namun dibuat dan dikonstruksikan sedemikian  rupa sehingga menjadikan anggapan wajar. Lagi-lagi proses, uji materi  dan pendalaman nilai dari skenario tersebut membutuhkan konsistensi dan  waktu. Demokrasi yang -katanya- diagungkan menjadi ciri khas bangsa  Indonesia atas adanya pluralisme merupakan sosok yang begitu idel untuk  saat ini, namun usia yang demokrasi yang begitu muda tidak serta merta  dapat mengikis mentalitas yang sudah mengakar seperti pengklasteran  masyarakat, misalnya bentuk figuritas, trah, suku sampai budaya mistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi  kita menjadi objek dari sebuah skenario konstruksi global. Pelabelan  Islam atas santri, abangan dan priyai tidak bisa dibuktikan secara riil  oleh para orientalis. Kemudian perjalanan demokrasi presidensil yang  begitu merugi versus sistem kerajaan yang makmur. Saat Jepang dikalahkan  oleh sekutu, salah satu dari permintaan kerjaan tersebut adalah untuk  tidak menghapus budaya lokal yang ada. Hal tersebut menandakan bahwa  setiap bangsa yang cinta dirinya sendirinya -termasuk di dalamnya  kebudayaan, bahasa, peilaku- akan menjadi bangsa yang besar.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-4558917787101932631?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/4558917787101932631/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/06/entah-berantah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4558917787101932631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/4558917787101932631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/06/entah-berantah.html' title='Entah Berantah'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-348244722662087063.post-5387172440699809879</id><published>2009-05-19T20:43:00.002+07:00</published><updated>2011-01-28T16:46:42.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet dan Blog'/><title type='text'>Add-ons Mozilla Firefox</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/"&gt;&lt;img border="0" height="192" src="http://1.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUKQE1RxcNI/AAAAAAAAA4c/KTllLQ3La0s/s320/firefox+add-ons.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Add-ons adalah tools yang melekat pada aplikasi atau software tertentu,  dalam hal ini adalah Mozilla Firefox. Sampai saat ini menurut saya  browser yang paling dapat diandalkan serta common user friendly adalah  Firefox, oleh karena itu support add-on yang diberikan juga terbilang  paling lengkap. Bantuan add-ons apa saja yang ingin kita cari  kemungkinan besar tersedia di firefox.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut langkah-langkah untuk menambahkan add-ons di firefox kita:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt;  Langsung ketikkan url add-ons Mozilla firefox, cari berdasarkan  klasifikasi ataupun kebutuhan, setelah sesuai dengan keinginan silahkan  install. urlnya silahkan klik disini.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; Pada menu bar di Firefox terdapat menu tools:&lt;br /&gt;- add-ons&lt;br /&gt;-  di dalam Get Add-ons terdapat box kosong untuk mencari add-ons yang  kita butuhkan. Ketikkan sesuatu yang diinginkan, maka akan muncul  beberapa pilihan add-ons yang siap kita instalasi.&lt;br /&gt;- Pilih salah satu  atau lebih dan klik install. Setelah selesai instalasi biasanya diminta  restart firefox, klik OK. Setelah restart, add-ons siap dipakai.&lt;br /&gt;Sekadar sharing saja, add-ons yang dapat diandalkan pernah dan biasa saya pakai adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fast Video Download&lt;br /&gt;Menyimpan video streaming semacam youtube dan provider-provider lain dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DownThemAll!&lt;br /&gt;Seperti layaknya download manager, memudahkan kita untuk mendownload secara massal dan mengorganizenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. SearchStatus&lt;br /&gt;Menampilkan Google, Alexa, Compete dan Linkspace ranking dan tools bantuan lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gmail Space&lt;br /&gt;Gunakan akun gmail (sekitar 7 GB) untuk penyimpanan file online kamu. Upload dan download langsung dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. File and Folder Shortcuts&lt;br /&gt;Shortcut file atau folder yang ada di komputer agar bisa dibuka di dalam browser firefox kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Boost for Facebook&lt;br /&gt;Tingkatkan kemampuan facebook kamu, mulai dari tampilan, autologin, download video serta pengaturan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. ColorZilla&lt;br /&gt;Memilih dan mengkolaborasikan warna yang ada di browser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. CrossFTP&lt;br /&gt;Alpikasi FTP untuk berbagai platform&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. TinyUrl Creator&lt;br /&gt;Membuat tinyurl secara langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Web Developer&lt;br /&gt;Website development tools sangat membantu webmaster untuk mengedit dan membuat kreasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Update Notifier (UN)&lt;br /&gt;Apabila terdapat update dari aplikasi add-ons yang terinstall. Biasanya UN akan memberikan peringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit  review add-ons di atas hanyalah bagian terkecil dari semua add-ons yang  tersedia dan terus berkembang. Untuk satu macam aplikasi yang  dibutuhkan, biasanya terdapat beberapa add-ons yang tersedia. Tinggal  trial &amp;amp; error saja yang paling pas untuk kita pakai. Silahkan  membayangkan apa yang dapat membantu kita berinternet dengan firefox?  setelah itu langsung cari add-onsnya. Selamat mencoba.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/348244722662087063-5387172440699809879?l=www.wanto.web.id' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.wanto.web.id/feeds/5387172440699809879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/05/add-ons-mozilla-firefox.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5387172440699809879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/348244722662087063/posts/default/5387172440699809879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.wanto.web.id/2009/05/add-ons-mozilla-firefox.html' title='Add-ons Mozilla Firefox'/><author><name>Wanto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00372869189804062056</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TVEUQNmPUwI/AAAAAAAAA7Q/Eov8YlunNyg/s220/freedom11.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ATpHytGRGkw/TUKQE1RxcNI/AAAAAAAAA4c/KTllLQ3La0s/s72-c/firefox+add-ons.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
